Nilal-Nilal Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagal Dasar Negara

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Nilal-Nilal Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagal Dasar Negara
Dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, para tokoh pendiri negara sangat menghargai perbedaan, senantiasa menjunjung tinggi nilai .kebersamaan, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Adapun yang dimaksud dengan pendiri negara adalah setiap orang yang berjasa dan ikut andil dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah dan berjuang tanpa parmrih dengan mengorbankan harta, jiwa, dan raga demi terwujudnya cita-cita Indonesia merdeka.

Dalam proses perumusan Pancasila, terdapat beberapa nilai juang yang ditampilkan para tokoh pendiri negara tersebut. Nilai-nilai tersebut dinamakan nilai juang karena terjadi pada masa perjuangan bangsa. Nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara antara lain sebagai berikut.

Nilal-Nilal Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagal Dasar Negara


1. Musyawarah. Para tokoh pendiri bangsa telah memberikan contoh bahwa dalam menyelesaikan masalah dilakukan dengan cara musyawarah, misalnya dengan mengadakan rapat atau sidang untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada, yaitu sidang BPUPKl, PPKI, dan rapat-rapat lainnya.


2. Menghargai pendapat. Dalam sidang-sidang BPUPKl, PPKl, dan sidang lainnya, para tokoh pendiri bangsa telah menunjukkan contoh saling menghargai pendapat, yaitu mereka saling memberi,
menerima, dan membuat kesepakatan-kesepakatan bersama.

3. Tanpa pamrih. Para tokoh pendiri bangsa berjuang tanpa mengharapkan pamrih. Mereka bersidang dengan semangat hanya untuk menghasilkan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

4. Kerja keras. Para tokoh pendiri bangsa bekerja keras untuk menghasilkan karya tertbaik bagi
bangsa Indonesia.

Nilal-Nilal Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagal Dasar Negara


5. Rela berkorban. Para tokoh pendiri bangsa rela meninggalkan keluarga dan tempat tinggal, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan jiwa mereka dalam rangkamencapai kemerdekaanindonesia.

6. Keberanian. Para tokoh penciri bangsa tetap berani menyuarakan keinginan untuk Indonesia
merdeka meskipun bersidang di tengah ancaman penjajahan Jepang.

7. Mengutamakan persatuan dan kesatuan. Para tokoh pendiri bangsa berasal dari berbagai daerah yang berbeda, tetapi mereka tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa daripada kepentingan golongan masing-masing. Demi persatuan dan keutuhan bangsa, mereka bersedia dan rela untuk tidak memaksakan kehendaknya. Sebagai contoh, golongan Islam rela dengan perubahan sila pertama Piagam Jakarta yaitu Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal ini demi persat√ľan dan kesatuan bangsa Indonesia.

8. Mencari kesepakatan/mufakat. Dalam mendapatkan keputusan, para tokoh pendiri bangsa berusaha mencari kesepakatan atau mufakat. Sebagai contoh, menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila bukan hasil paksaan tetapi kesepakatan bangsa indonesia.

9. Menghindari kekerasan. Apabila ada perbedaan pendapat tetap ditempuh cara damai bukan dengan kekerasan dan paksaan. Para tokoh pendir bangsa tidak Saling menekan dan memaksa.

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Nilal-Nilal Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagal Dasar Negara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel