Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan

Setelah peristiwa Rengasdengklok, Soekamo dan Moh. Hatta dibawa kembali ke Jakarta. Bersama golongan muda, Soekarno, Moh.Hatta, dan Ahmad Soebardjo mempersiapkan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan.

Penyusunan Teks Proklamasi


a. Penyusunan Naskah Proklamasi Kemerdekaan

Penyusunan Naskah proklamasi dilakukan di ruang makan kediaman Laksamana Maeda. Laksamana Tadashi Maeda merupakan Kepala Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang di Jakarta yang sangat membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selama berada di kediamannya, Laksamana Maeda berjanji akan melindungi para pemimpin Indonesia. Naskah proklamasi dirumuskan oleh golongan tua yang terdiri atas Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Para tokoh golongan muda yang hadir bertugas memberikan beberapa saran kepada golongan tua. Soekarno bertugas menulis konsep naskah proklamasi. Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo menyumbangkan pikiran secara lisan.

Tempat Penyusunan Teks Proklamasi


Penyusunan naskah proklamasi selesai pada dini hari tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno menyarankan agar semua orang yang hadir di kediaman Laksamana Maeda ikut menandatangani naskah proklamasi. Akan tetapi, saran tersebut ditolak oleh para pemuda. Sukami mengusulkan agar naskah proklamasi cukup ditandatangani oleh Soekamo-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Golongan muda menganggap Soekamo-Hatta sebagai pemimpin utama bangsa indonesia. Akhimya, saran ini disetujui oleh semua orang yang hadir dalam proses penyusunan naskah proklamasi tersebut.

Setelah naskah proklamasi disepakati, Soekarno memerintahkan Sayuti Melik mengetik naskah tersebut. Dalam naskah hasil ketikan Sayuti Melik terdapat beberapa perubahan. Pada pukul 05.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945 pengetikan naskah teks proklamasi selesai. Pembacaan naskah
proklamasi direncanakan akan diselenggarakan di lapangan Ikada, Jakarta. Sebelum meninggalkan rumah Laksamana Maeda, Moh. Hatta berpesan kepada B.M. Diah agar memperbanyak naskah proklamasi dan menyebarluaskan salinan naskah tersebut ke seluruh kota.

b. Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan

Pada awalnya proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan di lapangan Ikada. Akan tetapi, lapangan tersebut telah dijaga ketat oleh pasukan Jepang. Demi terciptanya proklamasi yang damai, akhirnya Soekarmo memutuskan membacakan naskah proklamasi di kediamannya, yaitu di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Tempat Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan


Tepat pukul 10.00 WIB Soekarno didampingi Moh. Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, Soekarmo menyampaikan pidato singkat berkaitan dengan proklamasi kemerdekaan. Pidato itu dilanjutkan dengan doa sebagai wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia serta pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Suhuddan Latief Hendraningrat. Lagu "Indonesia Raya" pun dikumandangkan mengiringi pengibaran bendera. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari wakil Wali kota Jakarta, Suwirjo dan pimpinan Barisan Pelopo, dr. Muwardi.

c. Makna Proklamasi Kemerdekaan

 Makna Proklamasi Kemerdekaan


Proklamasi merupakan peristiwa yang sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia tidak hanya sebgai tanda kemerdekaan untuk Indonesia tetapi banyak makan yang ada didalamnya, perjungan dan perjuangan yang harus dicontoh oleh generasi muda sekarang. Proklamasi Kemerdekaan menjadi puncak revolusi dan tonggak sejarah bangsa Indonesia terbebas dari belenggu kolonialisme. Dapat disimpulkan, proklamasi kemerdekaan merupakan titik kulminasi perjuangan bangsa dalam menghadapi penjajah bangsa asing. Kemerdekaan yang dicapai bukan tujuan akhir bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaaan merupakan langkah awal bangsa Indonesia untuk melaksanakan pembangunan.


Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel