Peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia

Beberapa peninggalan sejarah bercorak Hindu-Buddha di Indonesia sebagai berikut.

1. Candi dan Stupa
Dalam agama Hindu, konsep candi diambil dari kata candika yang berasal dari nama Batari Durga (dewi maut). Konsep candi Hindu muncul dari kata cinandiyang berarti makam. Candi Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman para raja atau tokoh terkenal. Sementara itu, dalam konsep Buddha candi merupakan tempat pemujaan terhadap Sang Buddha.

Peninggalan Hindu-Budha di pulau Jawa


Stupa adalah bangunan yang berkaitan dengan agama Buddha. Stupa berfungsi sebagai dhatugarba yaitu tempat menyimpan peninggalan keramat Buddha Gautama dan caityayaitu tempat untuk memperingati kejadian penting dalam kehidupan Buddha Gautama.

2. Gapura
Peninggalan Hindu-Budha NusantaraGapuramerupakan bangunan berupa pintu gerbang. Di Indonesia dikenal dua bentuk gapura. Pertama, kori agung (gapura beratap) yaitu bangunan seperti candi yang di tengahnya terdapat pintu
untuk keluar masuk, Kedua, candi bentar yaitu gapura berbentuk seperti bangunan candi yang terbelah dua.


3. Petirtaan
Petirtaan merupakan pemandian suci bagi raja dan bangsawan. Contoh petirtaan antara iain Tirta Empul dan Joloturndo.
Peninggalan Hindu-Budha di Indonesia

4. Patung/Arca
DalamagamaHindu, arca dibuat dari batu dan dipahat menyerupai bentuk manusia atau binatang. Fungsi arca antara lain sebagai media atau perantara untuk memuja para dewa, hiasan bangunan, dan patung kuburan yang ditempatkan di bilik candi. Dalam agama Buddha, arca biasanya diwujudkan sebagai Sang Buddha dalam berbagai posisi seperti dengan sikap tarngan (madra) dan menghadap arah angin tertentu.

5. Relief
Relief merupakan seni pahat pada dinding suatu bangunar atau candi. Relief biasanya melukiskan suatu cerita. Contoh relief adalah cerita Ramayana yang dipahat pada dinding candi Prambanan.

6. Prasasti
Prasasti berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti pujian. Prasasti diartikan sebagai piagam atau tulisan. Sebagian besar prasasti pada masa Hindu-Budcha berisi keputusan mengenai penetapan sebuah desa, sima, atau daerah perdikan.

7. Kitab
Kitab merupakan karya tulis berupa kisah, catatan, dan laporan tentang suatu peristiwa. isi kitab tidak berupa kalimat langsung, tetapi rangkaian puisi indah dalam sejumlah bait. Rangkaian kata dalam bentuk puisi ini biasa disebut kakawir.

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Peninggalan Hindu-Buddha di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel