Pengendalian Sosial Menurut Jumlah yang Tertibat

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:



Pengendalian Sosial Menurut Jumlah yang Tertibat

Apabila ditinjau dari aspek jumlah yang terlibat, teknik/cara pengendalian sosial dapat dilakukan
dengan cara:
1. Pengendalian kelompok terhadap kelompok
Pengendalian kelompok terhadap kelompok terjadi apabila suatu kelompok mengawasi perilaku
kelompok lain.
Misalnya: Polisi sebagai satu kesatuan mengawasi masyarakat agar tercipta keamanan dan.
ketertiban

Pengendalian Sosial Menurut Jumlah yang Tertibat


2. Pengendalian nsosial kelompok terhadap anggota-anggotaya
Pengendalian sosial kelompok terhadapanggota-anggotanya, terjadi apabila suatu kelompok menentukan perilaku-perilaku para anggota-anggotanya.
Misalnya: kelompok guru mendidik dan membimbing siswa-siswanya.

3. Pengendalian pribadi terhadap pribadi lainnya
Pengendalian prbadi terhadap jbadi lainnya tejadi apabilaindividumengadakan pergawasan
terhadap individu lainnya.
Misalnya: Seorang ibu mendidik anaknya untuk menaati aturan-aturan di keluarga.

Proses-proses pengendaliandemikian lazim terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pengendalian sosial
maka akan mudah terjadi penyimpangan-penyimpangan sosial sangat panting dalam kelangsungan kehidupan sosial. Bila pengendalian sosial tidak diterapkan maka akan mudah terjadi penyimpangan-penyimpangan sosial, Koentjoroningrat berpendapat sebagai berikut.

Ada tiga proses sosial utama yang perlu mendapat pengendalian sosial, yaitu:
- Ketegangan sosial antara adat istiadat dengan kepentingan individu
- Ketegangan sosial yang terjadi karena pertemuan keperluan-keperluan antara golongan khusus
- Ketegangan sosial yang terjadi karena golongan penyimpang sengaja menentang tata kelakuan.
. Pengendalian ini bertujuan untuk mencapai keserasian antara stabilitas dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.

Pengendalian sosial tidak sama dengan pengendalian diri. Pengendalian sosial mengacu pada usaha untuk mengendalikan pihak iain, sedangkan pengendaian diri tertuju kepada diri pribadi sesuai dengan ide atau tuijuan tertentu yang ditetapkan sebelumnya. Tujuan pengendalian diri biasanya ditentukan oleh nilai-nilai dan cita-cita pribadi antara pengendalian sosial dengan pengendaian diri adalah bahwa umummya pengendalian diri berasal dari pengendalian sosial.

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Pengendalian Sosial Menurut Jumlah yang Tertibat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel