Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:

Untuk meilihat Smartphone terbaru beserta spesifikasinya anda bisa menunjungi situs kamu Spesifikasi Smartphone Terbaru.

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Prokiamasi kemerdekaan indonesia yang dikumandangkan tanggal 17 Agustus 1945 yang disebarluaskan ke penjuru tanah air, mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh rakyat Indonesia.
Hal ini bertujuan mengusahakan secepat mungkin tegaknya kekuasaan Republik Indonesia baik dari
tingkat pusat maupun daerah.

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Add caption


Dukungan dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Padatanggal 20 Agustus 1945 Sri SultanHamengkubuwono lXmenyatakan secara lisan bahwa kesultanan Yogyakarta sanggup bergabung berdiri di belakang pimpinan Soekarno-Hatta. Dukungan ini dipertegas lagi pada tanggal 5 September 1945 (tertulisdanmempunyai landasan hukum) sebagai berikut:

a. Bahwa negeri Yogyakarta Hadiningrat yang bersifat kerajaan adalah Daerah lstimewa dalam Republik indonesia.

b. Bahwa sebagai kepala daerah, Si Sultan Hamengkubuwono IX memegarg kekuasaan pemerintah di wilayah kasultanan Yogyakarta.

c. Bahwa hubungan antara negeni Yogyakarta Hadiningrat denganpemerintah pusat Negara Republik
Indonesia bersifat langsung dan kami bertanggung jawab atas negeri kami langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Rapat Raksasa di Lapangan IKADA
Pada tanggal 19 September 1945 terjadi rapat besar-besaran di lapangan IKADA yang dipelopon
oleh para pemuda Jakarta yang tergabung dalam Komite van Aksi Menteng 31. Suasana menjadi
tegang setelah pasukan Jepang datang mengepung lengkapdengan senjata dan tank-tank. Presiden
Soekarno yang datang segera bergegas berpidato untuk menghindari bentrokan berdarah dengan
pasukarn Jepang. isi pidato singkat Presiden Soekarno sebagai berikut:
1. Meminta dukungan dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah Republik Indonesia.
2. Meminta rakyat untuk mematuhi kebijakan-kebijakan.
3 Memerintahkan rakyat untuk bubar meninggalkan lapangandengan tenang.
Makna penting yang dapat diambil dari rapat raksasadi Lapangan IKADA tanggal 19Septembert
1945adalah:
a. Rapat tersebut berhasil mempetemukan pemerintah Republik Indonesia di hadapan rakyat.
b. Rapat tersebut merupakan perwujudan kewibawaan pemerintah Republik indonesia di hadapan
rakyat.
c. Rapat tersebutberhasil menggugah kepercayaan rakyat akan kekuatan bangsa sendiri.

Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
a. Insiden Bendera di Surabaya .
Insiden ini terjadi padatanggal 19September 1945, ketika orang-orang Belanda bekas tawanan: Jepang menduduki hotel Yamato, dengan dibantu segerombolan pasukan sekutu. Orang-orang Belanda tersebut mengibarkan bendera Belanda di puhcak hotel Yamato. Hal ini memancing,
kemarahian pemuda, akhimya para permudamenyrbuhotsl tersebut. setelah permintaar Residen sudiman untuk menurunkan bendera Belanda ditolak, bentrokan tidak dapat dihindarkan. Beberapa
orang pemuda berhasil memanjat atap hotel serta menurunkan bendera Belanda yang berkibar
diatasnya, mereka merobek warna biru dan mengibarkan kembali sebagai bendera merah putih.

Untuk meilihat Smartphone terbaru beserta spesifikasinya anda bisa menunjungi situs kamu Spesifikasi Smartphone Terbaru.

b. DiYogyakarta
Tindakan heroik di Yogyakarta terjadi pada tanggal 26 September 1945, ketika para pegawai įnstansip pemerintah dan perusahaan yang dikuasai pemerintah Jepang melaksanakan aksi mogok
kerja mereka memaksa Jepang menyerahkan aset dan kantornya kepada indonesia.

Pada tanggal 27 September 1945, Komite Nasional Indonesia daerah Yogyakarta mengumumkan bahwa kekuasaan di daerah tersebut telah jatuh ke tangan pemerintah Republik Indonesia. Pada saat itu juga di Yogyakarta diterbitkan surat kabar Kedaulatan Rakyat. Pada tanggal 7 Oktober 1945 malam hari. para pemuda BKR dan olisi istin bergerak menuju Kota baru dan menyerbu tangsi Otsuka Butai. Malam itu juga Otsuka Butai menyerah.

c. Di Semarang
Peristiwa ini diatarbelakangi dengan terbunuhnya dokter Karyadi yang sedang memeriksa air minum yang diracuni oleh Jepang. Peristiwa ini dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang (5-20 Oktober 1945). Untuk mengenang teracinya Deristiwa tersebut, didirikanlah Munumen Tugu Muda di Semarang.

Teman juga bisa mengunjungi situs kamu Teknologi dan Komputer.

d. DiMakasar
Pada tanggal 28 Oktober 1945 para pemuda merebut tempat-tempat penting seperti studio radio dan markas pohisi di Makasar. Mereka terdiri dari keiompok bo-ei Taishin (Barisan Berani Mati). Kaigun, Heiho, dan pelajar tingkat SLTP. Selain di Makasar juga terjadi di Gorontalo, pada tanggal 13 September 1945 para pemuda melakukan gerakan merebut markas Jepang. Kedaulatan Republik Indonesia berhasil ditegakkan di wilayah tersebut.

e. Di Sumbawa
Peristiwa heroik di Sumbawa terjadi bulan Desember 1945, para pemuda berusaha merebut senjata dari pasukan Jepang.

f. DiBali
Para pemuda di Bali telah membentuk berbagai organisasi seperti AMI dan PRI (Pemuda Repubik Indonesia) pada akhir bulan Agustus 1945. Mereka berusaha menegakkan Republik Indonesia melalui perundingan, tetapi upaya tersebut mendapat hambatan dari pasukan Jepang.

g. Di BandaAceh'
Pada tanggal 6 Oktober 1945, para pemuda dan tokoh masyarakat Aceh membentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia), tetapi penguasa militer Jepang memerintahkan pembubaran organisasi pemuda tersebut dan melarang mengadakan perkumpulan. Pemuda menolak keras dengan adanya larangan Jepang tersebut. Para pemuda bergerak merebut dan mengambil alih kantor-kantor pemerintahan dan mengibarkan bendera Merah Putih.

h. Di Palembang
Dukungen dan perebutan kekuasaan di Palembang terjadi tanpa insiden, karena orang-orang Jepang telah pergi ketika demonstrasi. Pada tanggal 8 Oktober 1945 dilakukan upacara pengibaran bendera Merah Putih oleh DrAK Gani yang pada saat itumenjabat sebagai residen di Karesidenan Sumatera Selatan bersama sełuruh pegawai Gunseikun.

i. Di Kalimantan
Upaya penegakan kedaulatan Repubik Indonesia di Kalimantan mendapat hambatan dari tentara Australia atas nama sekutu. Plhak sekutu mengeluarkan ultimatum melarang semua kegiatan politik, seperti demonstrasi. pengbaran bendea Merah Puth, memakai lencana Merah Putin dan menyelenggarakan rapat-rapat. Akan tetapi larangan tersebut tidak dihiraukan oleh rakyat.


Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!


0 Response to "Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel