Perumusan dan Pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Perumusan dan Pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945

Para pendiri negara Indonesia telah banyak berkorban bagi bangsa dan negara indonesia. Mereka
merelakan semua yang dimiliki demi tegaknya bangsa dan negara indonesia. Perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan patut diapresiasi. Generasi muda patut memberikan penghormatan yang tinggi kepada mereka. Mereka telah mampu membuat hukum casar negara lndonesia yang dikenal dengan Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun n1945. Generasi muda harus mencontoh semangat mereka dalanm. mengabdikan diri kepada tanah air.

Perumusan Undang-Undang Dasar Negara


Perumusan Undang-Undang Dasar Negara
Republik lndonesia Tahun 1945 Pada 1 Maret 1945 Jenderal Kumakici Harada, komandan pasukan Jepang mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Selanjutnya, pada 28 April 1945 diumumkan pengangkatan anggota BPUPKI. Setelah terbentuk BPUPKI segera mengadakan sidang. Sidang pertama BPUPKI dimulai pada
29 Mei-1 Juni 1945. Pada sidang pertamatersebut BPUPKI membahas rumusandasar negara untuk
Indonesia merdeka. Sidang kedua BPUPKI ditaksanakan pada t0-16 Juli 1945. Pada saat sidang berlangsung ketua mengumumkan adanya penambahan anggota baru, yaitu Abdul Fatah Hasan, Asikin Natanegara, Surio Hamidjojo, Muhammad Noor, Besar, dan Abdut Kaffar. Selanjutnya, Ir. Soekarno selaku ketua Panitia Keci melaporkan hasil kerjanya, bahwa Panitia Kecil telah menerima usulan-usulan tentang Indonesia merdeka. Usulan-usulan tersebut di- golongkan menjadi sembilan kelompok antara lain:

- meminta indonesia merdeka selekas-lekasnya,
- dasar negara,
- unifikasi atau federasi,
- bentuk negara dan kepala negara,
- warga negara,
- daerah,
- agama dan negara,
- pembelaan negara, serta
- keuangan.

Pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
BPUPKI telah melaksanakan tugas dengan baik, yaitu mempersiapkan segala hal untuk kemerdekaan indonesia. Dengan selesainya tugas

BPUPKi, berakhirlah masa tugas BPUPKI. Pada undang-undang dasar negara Republik Indonesia
saat berakhimya masa tugas BPUPKI, rancangan sudah siap disahkan. Lembaga yang mengesah-
kan rancangan undang-undang dasar negara Republik Indonesia hasil rancangan BPUPKI adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan lndonesia (PPKI). Proses pengesahan rancangan undang-undang dasar negara Republik Indonesia menjadi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 dapat dipahami pada uraian singkat berikut.

PPKI sebagai Lembaga yang Mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara Republik indonesia Tahun 1945
Setelah BPUPK) menyelesaikan tugas yang diembannya, berakhiriah masa tugas BPUPKI. Bersamaan berakhirnya masa tugas BPUPKI, dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi linkal). Peresmian pembentukan PPKI dilaksanakan pada 7 Agustus 1945, sesuai
keputusan Jenderal Besar Terauchi, Panglima Tentara Umum Selatan, yang membawahi semua tentara Jepang di Asia Tenggara.

PPKI diketuai. oleh ir. Soekarno, sedangkan Drs. Moh. Hatta menjadi wakinya dan Mr. Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai penasihat. Selain 21 anggota PPKI yang sudah ada, tanpa sepengetahuan Jepang anggota PPKI ditanmbah enam orang. Enam anggota tambahan PPKI yang dimaksud yaitu Wiranatakusumah, Ki Hajar Dewantara, Mr. Kasman Singodimedjo, Sajuti Melik,
Kusumasumantri, dan Mr. Ahmad Subardjo.

Sidang Pengesahan Rancangan Undang-Undang Dasar
Sidang pertama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada 18 Agustus 1945. Dengan waktu yang cepat, PPKI berhasil mengesahkan rancangan undang-undang dasar hasil karya BPUPKI menjadi hukum dasar negara yang disebut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pada saat pelaksanaa sidang, PPKI memilih ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil presiden. Selain itu, PPKI membentuk Komite Nasional untuk membantu tugas presiden sebelum MPR dan DPR terbentuk,


Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Perumusan dan Pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel