Sejarah DR. Danu Dirjo Setiabudi

Sejarah Pahlawan Indonesia


Danu Dirjo Setiabudi mengaku durinya sebagai seorang Indonesia dan suku Jawa tulen walaupun ia seorang lndo. Itulah yang dilakukannva sewaktu mendaftarkan diri untuk kuliah di Universitas Zurich. Swiss. la pernah dijuluki “penjahat internasional" karena sikapnya menentang setiap agresi Barat ke wilayah Asia dan Afrika. Sikapnya itu dinyatakan dengan aksi penyelundupan senjata ke India untuk membantu pejuang-pejuang India melawan lnggris. Dialah Ernst Eugene Douwes Dekker yang setelah Indonesia merdeka berganti nama menjadi Danu Dirjo Setiabudi. Nama itu dlhadlahkan oleh Bung Kamo, Presiden RI bekas muridnya. Danu artinya banteng, Dirjo artinya kuat, tangguh, dan Setiabudi artinya berbudi setia. Bung Karno berkeinginan agar singkatan nama D.D. nama yang tenar dan harum pada masa pen'uangan kemerdekaan sebagai inisial dari nama Douwes Dekker (D.D.), dapat diabadikan sebagai singkatan nama Danu Dirjo.

la dilahirkan di Pasuruan, Jawa Timur pada tanggal 8 Oktober 1879. Setelah menamatkan HBS (SMP dan SMA Belanda), ia bekerja sebagai pegawai di perkebunan kopi di daerah Malang. Namun, ia tidak tahan menyaksikan perlakukan kasar orang-orang Belanda terhadap para buruh pribumi. Kemudian ia beralih profesi sebagai guru kimia. Profesi 1erakhir itu rupanya tidak membuatnya krasan sehingga ia memutuskan untuk merantau ke luar negeri. Dalam petualangannya itu, ia melibatkan diri dalam Perang Boer melawan lnggris di Afrika. Kekalahan yang dideritanya menyebabkan ia ditawan. Setelah dibebaskan, ia kembali ke Indonesia.

Sekembalinya ke Indonesia, mula-mula membuka Harian De Express Selatan. ia kemudian bersama Suwardi Suryaningrat dan Dokter Cipto Mangunkusumo mendirikan lndische Partij (IP, Partai Hindia). lP merupakan panai politik penama yang Iahir di Indonesia. Partai itu berusaha mematahkan “garis warna kulit" (colour line) yang memecah belah bangsa Indonesia. Golongan lndo diajaknya bersatu dengan penduduk Indonesia untuk bersatu melawan setiap bentuk penjajahan. la menentang perayaan seratus tahun kemerdekaan bangsa Belanda dari penjajahan Perancis. Hal itu menyebabkan, ia dibuang bersama Ki Hajar Dewantara dan Dr. Cipto Mangunkusumo ke Negeri Belanda selama Iima tahun.

Pembuangan itu tidak mematahkan semangatjuangnya setelah kemba|i ke Indonesia, ia mendirikan perguruan Institut Ksatrian. Dalam perguruan itu di samping pelajaran dalam bidang s1udi juga ditanamkan nilai-nilai kebangsaan. Perjuangan dalam bidang pendidikan tidak membebaskannya dari ancaman hukuman pemerintah kolonial Belanda. Ia seringkali keluar masuk penjara bahkan sekali Iagi pada tahun 1941 setelah beberapa saat ditahan di Jakarta dibuang ke Negeri Belanda. Setelah Perang Dunia ll berakhir, ia secara diam-diam kembali ke Indonesia untuk membantu peduangan.

Setelah Indonesia merdeka. Dalam Kabinet Syahrir III (2 Oktober 1946-3 Juli 1947) ia diangkat menjadi Menteri Negara dan sebagai penasehat delegasi RI dalam perundingan-perundingan dengan Belanda. Dalam Agresi Belanda ll ia ditangkap Belanda dan dipenjarakan. Beberapa kali tempat penahanannya dipindahkan oleh Belanda. Setelah dibebaskan ia menetap d'I Bandung dan wafat pada tanggal 28 Oktober 1950 di Kota Kembang itu.Beliau diangkat sebagai Pahlawan kemerdekaan Nasional padatahun 1961.

0 Response to "Sejarah DR. Danu Dirjo Setiabudi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel