Makna dan Pentingnya Partisipasi

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.
Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:

Makna dan Pentingnya Partisipasi

c. Makna dan Pentingnya Partisipasi

Partisipasi masyarakat di dalam perumusan kebjakan publk mengandung makna bahwa setiap warga masyarakat dituntut untuk bersedia melibatkan diri (aktif) di dalam perumusan kebijakan publik. 

Partsipasi masyarakat (keterlibatan masyarakat) di dalam perumusan kebjakan publik sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.
Dengan adanya partisipasi masyarakat, maka kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah akan berpihak kepada epentingan masyarakat.
Partisipasi masyarakat terhadap kebjakan publik dapat dilakukan melalui empat cara, yaitu padatahap proses pembuatan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, pemanfaatan nasil, dan tahap evaluasi

1. Partisipasi pada Proses Pembuatan Kebijakan Publik
Pada tahap proses ini, masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembuatan kebijakan publik. Par-
tisipasi masyarakat dalam tahap perumusan dapat dilakukan dengan memberikan masukan atau pe
timbangan baik secara lisan atau tulisan kepada pemerintah untuk menjadikan bahan pertimbangan
dalam menentukan kebijakan publik sebelum ditetapkan.

Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik dapat menunjukkan
adanya kekhasan daerah. Sehingga kebijakan publik disetiap daerah tidak akan sama.

Berbagai cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam memberi masukan dan usulan terhadap perumusan kebijakan publik berikut.
a. Membuat usulan kebijakan.
b. Mengadakan tatap muka dengan para pejabat yang berwenang.
c. Mengadakan diskusi, dialog dengan para penyelenggara pemerintahan.
d. Membuat kebijakan alternatif.


2. Partisipasi dalam Pelaksanaan
Partisipasi ini, merupakan partisipasi yang nyata dari masyarakat dalam kehidupan hari-hari-
bangkan nya. Patisipasi tenaga. masyarakat pikiran, harta, dalam atau pelaksanaan dengan kebjakan publik dapat an dilakukan perundang-undangan dengan menyumbangkan tenaga, pikiran, harta, atau dengan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan.

3. Partisipasi dalam Memanfaatkan Hasil
Seriap kebjakan pubilk yang ditetapkan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Setiap masyarakat di daerah harus dapat menikmati hasil pembangunan cara adil dalam arti mendapatkan pembagian sesuai dengan pengortbanan yang diberi kan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rendahnya partisipasi masyarakat dalam menikmati hasil dari sebuah
mendorong timbulnya sikap tidak puas bagi masyarakat. Untuk memperkokoh kesatuan wilayah Negara Kesatuan Repubilk Indonesia, pemerataan hasil kebjakan pubilk di setiap daerah harus segera di;aksanakan.

4. Partisipasi dalam Evaluasi
Setiap kebjakan publik di daerah dinyatakan berhasil jika dapat memberikan manfaat kehidupan
bagi masyarakat. Untuk itu, masyarakat hendaknya diberikan kesempatan untuk menilai hasil yang
telah diperoleh.

Partisipasi masyarakat dalam evaluasi dapat dilakukan dengan memantau hasil kebjakan publik
dan  pelaksanaannya. Masyarakat harus memiliki sikap kritis apakah kebjakan publik sudah mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat atau belum. Dengan adanya evaluasi dari masyarakat dapat menanggulangi adanya penyimpangan-penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat. Masyarakat dalam memberikan evaluasi terhadap kebijkan publik harus bersifat konstruktif dan tidak bersifat destruktif.

Partisipasi masyarakat merupakan kekuatan pendorong dalam perumusan kebjakan pemerintah.
Partsipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik dapat disalurkan secara langsung maupun melalui media maşsa, baik secara perorangan ataupun kelompok.

Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik dapat membentuk ad
berikut.

1. Budaya Demokrasi
Apabila masyarakat berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan publik, maka lama-kelamaan akan membent budaya demokrasi. Masyarakat akan memiliki kebebasan untuk mengeluarkan pendapat baik secara lisan maupun tertulis. Di samping itu, masyarakat berhak untuk menuntut atau mendukung kebijakan yang diambil pemerintah.

2. Masyarakat Sadar Hukum
Masyarakat sadar hukum berarti masyarakat patuh pada hukum yang berlaku, terbiasa melaksanakan peraturan yang ada. Dan apabila tidak ada hukum yang tidak sesuai, masyarakat berupaya mengubah hukum melalui jalur hukum yang ada.

3. Masyarakat yang Bermoral dan Berakhlak Mulia
Penyampaian pirasi kepacia pemerntah entang ketidaksetujuan terhadap suatu kebjakan yang dlilakukan secara santun menunjukan budaya dan moral yang mulia.

4. Masyarakat Madani
Masyarakat madani adalah masyarakat yang terdiri atas berbagai kelompok masyarakat yang berbeda dan hidup bekerja sama secara rukun. Karakteristik masyarakat madani di Indonesia dapat dilihat dari berikut.
a. Civic virtue (warga negara yang baik).
b. Civic culture (budaya warga negara yang baik).

Civic virtue dan civic culture dapat melahirkan empat karakter yang tercermin dalam jiwa dan pandangan bangsa Indonesia, yaitu berikut.
a. Religius (beragama).
b. Law full (paham hukum).
c. Partisipasi aktif warga negara dalam pemerintahan.
d. Integritas (kesatuan jiwa, pandangan, dan cita-cita).

Oleh karena itu, masyarakat madani indonesia berkewajiban mengembangkan sikap:Sikap, berikut.
a. Tidak menutup diri terhadap kemajuan zaman, sehingga bangsa dapat mengikuti perkembanga zaman secara wajar.
b. Tidak mengabaikan nilai-nilai luhur budaya bangsa.
c. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
d. Mencintai produk dalam negeri.
c. Meningkatkan kualitas diri
e. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Makna dan Pentingnya Partisipasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel