Pengertian Zaman Logam

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera
Ok lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.

Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Zaman Logam

Setelah zaman batu, manusia purba Indonesia tanpa melalui zaman tembaga, Iangsung masuk ke zaman perunggu. Pada zaman perunggu hidup masyarakat yang Deuitero Melayu atau Melayu Muda, yaitu kelompok homo Mongoloid sebangsa Cina Tua. Mereka masuk ke Indonesia sekitar tahun 300 SM dan sudah membawa serta kebudayaan perunggu.

Pada zaman ini mulai dikenal teknologi undagi (tukang, bengkel) dimana sudah dituntut skilled labour, atau pekerjaan yang terampil. Dengan teknologi undagi mulai lebih umum adanya daerah produsen dan adanya konsumen yang besar. Mereka sudah mengenai sistem pembagian kerja secara profesional. Perdagangan yang ada waktu itu masih dilakukan dengan sistem barter, saling menukar barang. Belum ada alat tukar khusus yang berfungsi sebagai uang.
Zaman Logam dibagi menjadi:

Zaman Logam


1) Zaman tembaga Pada zaman ini orang sudah mulai mengolah bijih logam menjadi tembaga. Teknik pengecoran sudah dikenal. Di Indonesia hampir tidak ditemukan peninggalan yang terbuat dari tembaga, maka para ahli menyimpulkan bahwa zaman tembaga tidak di kenal di Indonesia, atau bahwa manusia memasuki Indonesia setelah zaman tembaga.

2) Zaman perunggu Teknik pengecoran sudah lebih maju. Perunggu dihasilkan campuran antara timah dan tembaga. dimana memerlukan teknik yang lebih tinggi dan temperatur api yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dari peninggalanpeninggalan yang ditemukan di indonesia, manusia purba di Indonesia meninggalkan zaman batu Iangsung ke zaman perunggu tanpa mengalami zaman tembaga. Peralatan dari perunggu antara lain:
- Kapak perunggu, kapak corong
- Candrasa
- Tombak
- Benda-benda upacara, nekara (genderang perunggu)
- Bejana perunggu
- Moko

3) Zaman besi Teknik yang dipergunakan untuk menghasilkan besi harus sudah lebih tinggi daripada teknik yang menghasilkan perunggu. Peleburan biji besi harus dipanasi dengan temperatur panas yang tinggi. maka perlu dipergunakan bahan bakar yang menghasilkan temperatur yang tinggi pula. Di Indonesia barang peninggalan yang terbuat dari besi justru tidak sebanyak, barang peninggalan dari perunggu. Barang peningggalan dari besi yang ditemukan antara lain:
- Mata kapak
- Gelang-gelang besi
- Mata
- pisau
- Sabit
- Tombak pedang

Daerah penemuan meliputi Gunung Kidul, Bogor, Punung dan Besuki. Teknik pembuatan alat dari logam ini dikenal dua cara yang meliputi:
1) Teknik Bivalue (Tuang/Cetakan), yaitu cara pembuatan alat dari logam dengan membuat cetakan dari besi atu tanah liat yang terdiri atas dua bagian yang bisa dilepas dan ditangkupkan, sehingga bisa dipergunakan berulang kali.

2) Teknik cetakan lilin yaitu cara pembuatan alat dengan membuat cetakan dari lilin terlebih dahulu dari lilin yang kemudian dibungkus dengan tanah liat dan dibakar untuk kemudian diisi dengan cairan logam. Alat ini hanya bisa digunakan sekali.

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Pengertian Zaman Logam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel