Pengertian Zaman PraAksara

Assalamualaikum Wr.WbSalam SejahteraOk lasung saja siapa sih yang igin mendapat nilai yang sempurna tentu saja semua menginginkanya tapi semua itu tidak didapat begitu saja bukan? semua butuh usaha dan proses yang panjang, kunci mendapat nilai yang sempurna dalah belajar dengan giat dan ulet, maka dari itu saya disini ingin sedikit membatu proses pembelajaran teman-teman semua dengan sedikit ilmu yang telah saya pelajari sebelumnya dijejajang sekolah.Pada kesempatan kali saya akan membagikan ilmu sedikit yang telah saya pelajari disekolah semoga saja artikel kali benar-benar bermanfaat utuk teman-teman semua. Langsung saja disimak materinya:


Pengertian Zaman Pra-Aksara

Perkembangan kehidupan di bumi terdapat suatu zaman yang dinamakan zaman pra-aksara yang juga disebut dengan zaman pra-sejarah atau nirleka. Zaman pra-aksara adalaebelum manusia mengenal tulisan. Zaman pra aksara atau zaman prasejarah berbeda dngan zaman sejarah meskipun keduanya menceritakan tentang peristiwa, kejadian yang benar-benh zaman sar terjadi pada masa lampau. Zaman prasejarah mencakup berbagai peristiwa, kejadian yang terjadi pada masa lampau sebelum manusia mengenal tulisan, sedangkan zaman sejarah mencakup berbagai kejadian, peristiwa yang terjadi pada masa lampau ketika manusia sudah mengenal tulisan.

Pengertian Zaman PraAksara


Kehidupan pada masa prasejarah dimulai sejak terbentuknya bumi hingga munculnya keterangan tertulis tentang kehidupan manusia saat itu. Zaman pra-aksara di Indonesia dimulai sejak adanya kehidupan di Indonesia sampai ditemukannya peninggalan tertulis. Zaman sejarah dan zaman praaksara berbicara mengenai peristiwa atau kejadian yag berlangsung pada masa lalu. Apabila pada saat itu manusia sudah mulai mengenal dan mengunakan tulisan berarti sejak saat itu dimulailah zaman sejarah.

Setiap bangsa tidak sama dalam rneninggalkan atau mengakhiri zaman praaksara tergantung negara tersebut mulai mengenal tulisan. Mesir atau India sudah lebih dahulu mengakhiri zaman pra-aksara dibandingkan dengan Indonesia karena sudah sejak abad sebelum Masehi kedua negara tersebut sudah mulai mengenal dan menggunakan tulisan. Bangsa indonesia mengkahiri zaman praaksara sekitar awai abad ke-5 yang dibuktikan dengan ditemukannnya batu-batu tertulis yang terdapat di Muarakaman. Kalimantan Timur. Untuk mengetahui tentang zaman pra-aksara dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa ilmu bantu ,antara lain:
1. Paleoantmpologi ,yaitu ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk manusia yang paling sederhana sampai manusia pada zaman sekarang.
2. paleontologl, yaitu ilmu yang mempelajari sisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu atau fosil.
3. Geologi, yaitu ilmu yang mempelajari Iapisan-Iastari tanah.

Zaman pra-aksara tidak meninggalkan sumber-sumber tertulis, tetapi hanya meninggalkan benda-benda hasil kebudayaan manusia. Untuk mempelajari zaman pra-aksara, para ahli melakukan beberapa tindakan, yaitu:
1. Melakukan penggalian untuk menemukan peninggalan budaya yang sebagian besar tertanam di dalam tanah.


2. Mempelajari kehidupan suku-suku asing pada waktu sekarang yang masih hidup, misalnya mempelajari alat-alat yang digunakan oleh orang-orang di Irian Jaya, orang Aborigin di Australia, dan orang Eskimo di Alaska.
Untuk mengetahui usia benda-benda peninggalan zaman pra aksara dapat dilakukan dengan beberapa metode atau cara, yaitu:

1. Tipologi Adalah cara penentuan umur berdasarkan bentuk (tipe) benda peninggalan tersebut. Semakin sederhana (bentuknya kasar) maka semakin tua usia benda tersebut.

2. Stratigraf Adalah cara menentukan umur relatif berdasarkan lapisan tanah tempat benda tersebut berasal. Lapisan yang paling bawah adalah yang umurnya paling tua, sedangkan lapisan atas adalah umurnya yang paling muda.

3. Kimiawi Adalah cara penentuan umur berdasarkan unsur-unsur kimia yang terkandung dalam benda tersebut.

4. Radiasi Radiasi adalah cara menenukan umur benda purbakala berdasarkan banyaknya sinar terten yang masuk ke benda tersebut. Makin banyak sinar yang masuk berarti makin tua umumya. Manusia yang hidup pada masa prasejarah tidak meninggalkan catatan tertulis. Akan tetap untuk mengetahui tentang kehidupan manusia purba dapat diketahui dari beberapa sumber sebagai berikut:

1. Fosil Fosil adalah sisa-sisa tumbuhan, hewan, maupun manusia yang telah membatu karena terpendam dalam lapisan tanah. Fosil yang ditemukan dapat digunakan sebagai dasar informasi dan dapat memberi petunjuk kepada peneliti tentang kehidupan manusia purba. Dengan demikian fosil tersebut dapat memandu dan memberi petunjuk kepada peneliti . Fosil-fosil yang ditemukan para ahli dinamakan fosil pandu, sebab fosil yang ditemukan tersebut dapat digunakan untuk memberl petunjuk mengenai kehidupan manusia purba pada zaman pra-aksara. Fosil pandu jugadisebut dengan Ieit fosil.

2. Kiokkenmondinger Kjokkenmandinger atau sampah dapur adalah tumpukan kulit kerang yang menggunung atau membentuk bukit. Kjokkenmondinger ini banyak ditemukan di sepanjang pantai timur pulau Sumatra.

3. Abris Sous Roches Abris sous roches atau tempat perlindungan di bawah karang merupakan tempat tinggal yang digunakan manusia purba. Abris sous roches ini merupakan tempat tinggal yang bersifat sementara yang berbentuk gua.

4. Artefak  Artefak merupakan peralatan yag dibuat oleh manusia purba untuk membantu kelangsungan hidupnya. Alat-alat tersebut merupakan hasil kebudayaan manusia purba yang dapat menunjukkan bahwa manusia mempunyai kelebihan dari makhluk lainnya.

Terimakasih buat teman-teman semua telah mengunjungi blog saya yang alakadarnya ini, semoga artikel-artikel yang saya buat ini bisa benar-benar bermanfaat untuk teman-teman semua, apabila banyak kekurangan didalamnya mohon dimaafkan.
Salam Sukses..!!

0 Response to "Pengertian Zaman PraAksara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel