Pengertian Penggugat, Syarat-syaratnya dan Bukti(Bayyinah)

Pengertian Penggugat dan Syarat-syaratnya

Materi yang dipersoalkan oleh kedua belah pihak yang terlibat perkara dalam proses peradilan disebut gugatan. Sedangkan penggugat adalah Orang yang mengajukan gugatan karena merasa dirugikan oleh pihak tergugat (orang yang digugat).
  Penggugat dalam mengajukan gugatannya harus dapat membuktikan kebenaran gugatannya disertai bukti-bukti yang akurat, saksi-saksi yang adil atau dengan melakukan sumpah. Ucapan sumpah dapat diucapkan dengan kalimat sebagai berikut: “Apabila gugatan saya ini tidak benar, maka Allah akan melaknat" saya Ketiga hal tersebut termasuk syarat untuk mengajukan gugatan.(DEPAG, hal 165).

Bukti(Bayyinah)

Barang bukti atau bayyinah adalah segala sesuatu yang ditunjukkan oleh penggugat untuk memperkuat kebenaran dakwaannya. Barang bukti tersebut dapat berupa surat-surat remsi, dokumen dan barang-barang lain yang dapat memperjelas masalah (dakwaan) terhadap terdakwa. Hadits yang menjelaskan kekuatan barang bukti adalah sebagai berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَوْ يُعْطَى النَّاسُ بِدَعْوَاهُمْ لَادَّعَى رِجَالٌ أَمْوَالَ قَوْمٍ وَدِمَاءَهُمْ ، وَلَكِنِ الْبَيِّنَةُ عَلَـى الْـمُدَّعِيْ ، وَالْيَمِيْنُ عَلَـى مَنْ أَنْكَرَ

Artiya: Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya (setiap) orang dipenuhi klaim (tuduhan) mereka, maka tentu akan ada orang-orang yang akan mengklaim (menuduh/menuntut) harta dan darah suatu kaum,[1] namun barang bukti wajib bagi pendakwa (penuduh) dan sumpah wajib bagi orang yang tidak mengaku/terdakwa.

0 Response to "Pengertian Penggugat, Syarat-syaratnya dan Bukti(Bayyinah)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel