Pengertian Khalifah dan Syarat-syarat Khalifah

a. Pengertian Khalifah

Khalifah berarti orang-orang yang menggantikan Nabi Muhammad Saw dalam kedudukannya sebagai pemimpin agama dan kepala negara sesudah Nabi wafat. Jadi khalifah tidak berfungsi menggantikan Rasulullah Muhammad Saw sebagai Nabi. Khalifah pertama dalam struktur pemerintahan Islam adalah Abu Bakar Shiddiq, khalifah kedua Umar bin Khattab, khalifah ketiga Utsman bin Affan dan khalifah keempat Ali bin Abu Thalib. Keempat sahabat utama yang memangku jabatan khalifah itu disebut Khulafaur Rasyidin. Artinya adalah para kepala negara yang bijaksana.

Jabatan khalifah berikutnya dipangku oleh para pemuka dari Bani Umayyah seperti khalifah Mu'awiyah bin Abi Sofyan, Umar bin Abdul Aziz dan lain-Iaii. Pada masa Abbasiyah dipegang oleh Harun AI Rasyid dan lain-Iain. Adapun pimpinan negara sesudahnya tidak dinamakan dengan khalifah tetapi bisa juga disebut Amir, Sultan atau dengan nama yang secara umum disebut sebagai kepala negara (Presiden).(DEPAG : hal 108)

b. Syarat-syarat Khalifah
Untuk menjadi khalifah seseorang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
a. Beragama Islam.
b. Memiliki ilmu pengetahuan yang cukup luas.
c. Mampu melakukan pengawasan terhadap aparatur pemerintahan dalam pelaksanaan hukum, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
d. Adil dalam arti luas, yang mampu melaksanakan seluruh kewajiban dan menjauhi seluruh larang serta dapat memelihara kehormatan dirinya.
e. Anggota badan dan panca indaranya tidak cacat.
f. Dipilih oleh Ahlul wal Aqdi.

0 Response to "Pengertian Khalifah dan Syarat-syarat Khalifah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel