Pengertian Hakim dan Syarat-syarat Hakim

Pengertian Hakim

Pengertian Hakim dan Syarat-syarat Hakim


Ialah orang yang diangkat oleh pemerintah untuk menyelesaikan persengketaan dan memutuskan hukum suatu perkara dengan adil. Dengan kata lain hakim adalah orang yang bertugas untuk mengadili, ia mempunyai kedudukan yang terhormat selama berlaku adil. Dengan kaitannya dengan kedudukan hakim ini Rasulullah bersabda sebagai berikut:

Artinya: Apabila hakim duduk ditempatnya (sesuai dengan kedudukan hakiam adil) maka dua malaikat membenarkan, menolong dan menujukannya selama tidak menyelewengkannya. Apabila menyeleweng maka kedua malaikat meninggalkan (HR. Baihaqi)

Syarat-syarat Hakim

Sesuai dengan tugas yang diemban dan kedudukan seorang hakim yang amat mulia itu maka syarat-syarat untuk menjadi hakim cukup berat. Untuk itu ia harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Beragama Islam untuk perkara yang berkait dengan hukum Islam. Tidak diperbolehkan menyerahkan perkara kepada hakim yang memeluk agama lain.
b. Sudah akil baligh dewasa akal pikirannya sehingga sudah dapat membedakan yang hak dan yang bathil.
c. Sehat jasmani dan rohani.
d. Orang yang merdeka. Hamba sahaya tidak mempunyai kekuasaan pada dirinya sendiri apa lagi kepada orang lain.
e. Berlaku adil sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kebenaran.
f. Seorang laki-Iaki bukan perempuan. Hal ini didasarkan pada Firman Allah SWT sebagai berikut:

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

Artinya: Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita

Dalam sebuah hadist Rasullah bersabda:

لن يفلح قومٌ ولّواامرهم امرأةً

Artinya: suatu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan tidak akan berbahagia (HR. Bukhari).
g. Memahami hukum dalam Ai Qur'an dan Sunnah.
h. Memahami ‘ijma ulama serta perbedaan-perbedaan tradisi umat.
i. Memahami bahasa Arab dengan baik.
j. Mampu dan menguasai metode ijtihad karena ia tidak boleh taqlid.
k. Seorang hakim harus dapat mendengarkan dengan baik Kalau tuli ia tidak dapat mengetahui dan membedakan antara yang menerima dan yang menolak.
l. Seorang hakim harus dapat melihat.
m. Seorang hakim harus mengenal baca tulis. Sebagian ada yang berpendapat tidak perlu syarat ini karena hukum dapat diketahui tanpa mengerti baca tulis.
n. Seorang hakim harus memiliki ingatan yang kuat dan dapat berbicara dengan ielas.(DEPAG, hal 153-155) .

0 Response to "Pengertian Hakim dan Syarat-syarat Hakim"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel