Macam-Macam Jihad

Macam-Macam Jihad
Jihad memiliki makna yang sangat luas sehingga ada berbagai macam bentuk amal yang dapat dikatakan sebagai jihad. Di antara bentuk jihad ada tiga macam yaitu: Jihad melawan musuh yang jelas dhahir, jihad melawan setan, dan jihad melawan hawa nafsu, Menurut salah seorang ulama salaf yaitu Ibnu Qayyim Al Jauziyah, beliau membagi macam jihad menjadi 3 tingkatan yaitu :

1. Jihad melawan hawa nafsu
Bersungguh-sungguh untuk mengendalikan hawa nafsu adalah sesuatu yang harus manusia lakukan untuk pertama kalinya. Hawa nafsu cenderung untuk membawa manusia kepada keburukan karena hawa nafsu diselimuti dengan kesenangan-kesenangan yang bersifat sementara. Imam aI-Ghazali mengatakan bahwa, hawa nafsu adalah musuh yang dicintai, sebab ia senantiasa memerintahkan kepada kesenangan yang berakibat melalaikan bagi pemilikinya.

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ


Artinya: Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang. (QS. Yusuf : 53)

Jihad mengendalikan hawa nafsu pada diri kita dapat dilakukan dengan:
1) memahami pedoman-pedoman agama yang dapat membawa jiwa kepada keberuntungan dan kebahagiaan yang hakiki.
2) menerapkan ilmu agama dari yang sudah dipelajari dalam kehidupan nyata.
3) Mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan sesuai tuntunan agama sehingga ia akan menjadi sebaik-baik manusia karena ilmu dan amalnya serta turut menyebarkan kebaika.
4) Tabah dan menahan diri dari berbagai godaan dan rintangan dalam menjalankan dakwah.

2. Jihad Melawan Setan
 Setan adalah musuh yang tidak tampak dalam pandangan manusia. Ia menjebak manusia melalui bisikan-bisikan hati yang mendorong manusia untuk berbuat kejahatan dan kekafiran. Maka kita harus berupaya membuat setan berputusa asa untuk menggoda diri kita dengan berbekal keyakinan dan kesabaran. Allah berfirman QS. As Sajadah (32): 24

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

Artinya: Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami. 
Firman Allah Swt tersebut menunjukkan bahwa kejayaan dalam beragama dapat dicapai dengan dua hal yaitu kesabaran dan keyakinan. Kesabaran yang dimiliki seseorang dapat menghindarkan dirinya dari segala bentuk keinginan dan dorongan hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan. Sedangkan keyakinan berperan untuk menghilangkan segala bentuk keraguan dalam diri manusia.

3. Jihad Melawan Orang-orang Kafir dan Orang Munafik
Jihad melawan orang kafir yang memusuhi dan menghalangi dakwah Islam dapat dilakukan secara lisan maupun dengan kekuatan fisik yang memerlukan pengorbanan harta dan jiwa. Sedangkan memerangi orang munafik lebih sulit karena mereka berkumpul dengan orang-orang Islam dan secara Iahiriyah sulit untuk dibedakan antara orang munafik dan orang-orang yang beriman.

0 Response to "Macam-Macam Jihad"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel