Situasi Politik Pada Masa Demokrasi Terpimpin

  Demokrasi terpimpin di indonesia dimulai sejak dikeluarkanya Dekrit Presiden pada tanggal 5 juli 1959 sampai dikeluarkannya Supersemar pada tanggal 11 maret 1966. Dimana sistem demokrasi liberal yang dulunya dianut kemudian dibubarkan dan diganti menjadi demokrasi terpimpin. Demokrasi terpimpin di indonesia dimaksudkan oleh Soekarno sebagai demokrasi yang sesuai dengan kepribadian bangsa, yang berbeda dengan sistem demokrasi liberal yang merupakan produk dari barat.
Pada pelaksanaanya, demokrasi terpimpin mengalami bentuk macam penyimpangan, antara lain sebagai berikut.
a. Pembentukan MPRS melalui Penetapan Presiden No. 2/1959.
b. Anggota MPRS ditunjuk dan diangkat oleh presiden.
c. Presiden membubarkan DPR hasil pemilu tahun 1955.
d. GBHN yang bersumber pada pidato Presiden tanggal 17 Agustus 1959 yang berjudul Penemuan Kembali Revolusi Kita ditetapkan oleh DPA bukan oleh MPRS.
e. Pengangkatan presiden seumur hidup.
Dalam periode Demokrasi Terpimpin, Partai Komunis Indonesia (PKI) berusaha menempatkan dirinya sebagai golongan yang Pancasilais. Kekuatan Demokrasi Terpimpin berpusat di Soekarno dengan TNI AD dan PKI disampingnya.
Ajaran NASAKOM (Nasionalisme-Agama-Komunis) ciptaan Presiden Soekarno sangat menguntungkan pihak PKI sebagai unsur yang sah dalam konstelasi politik Indonesia, inilah kesalahan Demokrasi Terpimpin pada saat itu yang menjadikan PKI menyebar luas di Nusantara, namun ada latar belakang Presiden soekarno mengesahkan PKI untuk penjelasan lebih lanjut coba teman-teman baca sejarah "GANYANG MALAYSIA".
Polik luar negri yang dijalin Indonesia pada masa demokrasi terpimpin lebih condong ke Blok Timur. Indonesia lebih banyak menjalin kerja sama dengan Uni Sovyet, Cina, Kamboja, dan Vietnam. Beberapa contoh pelaksanaan politik luar negeri pada masa Demokrasi Terpimpin antara lain sebagai berikut.

1. Oldefo da Nefo
     Oldefo ( The Old Estabilished Force ), sendiri merupakan  dunia lama yg sudah mapan ekonominya, khususnya negara-negara Barat yg kapitalis. Nefo ( The New Emerging Forces ) ,yaitu negara-negara baru yang termasuk dalam kelompok blok Komunis.
   Indonesia menjauhkan diri dari negara-negara kapitalis (Blok Oldefo) dan menjalin kerjasama dengan negara-negara komunis (Blok Nefo). Hal ini terlihat dengan terbentuknya poros Jakarta-Peking (Indonesia-Cina), poros Jakarta-Pnom Phen-Hanoi-Peking-Pyongyang (Indonesia-Kamboja-Vietnam Utara-Cina-Korea Utara).

2. Konfrontasi dengan Malaysia
Pada tanggal 9 Juli 1963. Perdana Menteri Tengku Andul Rahman menandatangani dokumen tentang pembentukan Federasi Malaysia. Kemudian, tanggal 16 September 1963 pemerintah Malaysia memproklamasikan berdirinya Federasi Malaysia.
 Menghadapi tindakan Malaysia tersebut, Indonesia mengambil kebijakan konfrontasi. Pada tanggal 17 September 1963 hubungan diplomatik antara dua negara putus. Selanjutnya Presiden Soekarno Tanggal 3 Mei 1964 mengelurkan komando Dwi Komando Rakyat (Dwikora) isinya antara lain sebagai berikut.
a. Perhebat ketahanan revolusi Indonesia, dan
b. Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaysia, Singapura Serawak , Sabah, dan Brunei untuk memerdekakan diri dan menggagalkan negara boneka Malaysia.
Ditengah situasi konflik Indonesia-Malaysia, Malaysia dicalonkan sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan PBB. Hal itu mendapat reaksi keras dari presiden Soekarno. Namun akhirnya Malaysia terpilih sebagai dewan tidak tetap keamanan PBB. Hal ini menjadikan Indonesia keluar dari PBB secara resmi tanggal 7 Januari 1965.

3. Politik Mercu Suar
    Politik Mercusuar adalah politik yang dijalankan oleh Presiden Soekarno pada masa demokrasi terpimpin yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi New Emerging Forces (kekuatan baru yang sedang tumbuh) di dunia.
  Untuk mewujudkannya maka diselenggarakan proyek-proyek besar dan spektakuler yang diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia pada kedudukan yang terkemuka dikalanngan Nefo. Proyek-proyek tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar mencapai milyaran rupiah diantaranya diselenggrakannya GANEFO (Games of the new Emerging Forces) yang membutuhkan kompleks Olahraga Senayan serta biaya perjalanan bagi degelasi asing.
Contoh politik mercusuar: pembangunan monas (monumen nasional), Jembatan Semanggi, dan pembangunan Gedung Canefo (Conference ofthe New Emerging Force)

4. Politik Gerakan Non Blok
    Merupakan gerakan persaudaraan negara Asia-Afrika yang kehidupannya politik tidak terpengaruh oleh Blok Barat dan Blok Timur. Keterlibatan Indonesia GNB menunjukkan bahwa politik Indonesia di dunia sudah cukup maju. GNB merupakan gerakan perdamaian dan kemanusiaan dunia yang tanpa memihak salah satu pihak.

0 Response to "Situasi Politik Pada Masa Demokrasi Terpimpin"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel