Prinsip Prinsip dalam Sejarah

Prinsip Prinsip dalam Sejarah 

   Apapbila kita berbicara tentang lisan, maka perhatian kita akan terfokus pada suatu peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau, tetapi diberitakn secara lisan dari generasi kegenerasi selanjutnya. Namun dalam pembahasan kali ini kami akan membahas tentang prinsip-prinsip penelitian sejarah.
 Adapun perinsip-prinsip penelitian sejarah antara lain sebagai berikut:

1. Sumber Berita Dari Pelaku Sejarah
    Didalam Suatu peristiwa sejarah telah terjadi, para pelaku merupakan unsur-unsur atau berperan lasung pada peristiwa sejarah. Para pelaku akan mengetahui dengan pasti latar belakang sebab akibat terjadinya peristiwa tersebut.
  Para pelaku akan menceritakan secara berurutan peristiwa sejarah yang telah terjadi masa lalu. Tetapi pelaku sejarah tidak kan menceritakn semua kejadian biasanya yang tidak diceritakan oleh pelakau sejarah adalah hal yang bersifat negatif, dan menyangkut si pelaku dalam suatu peristiwa tersebut.
Contohnya cerita tentang kemerdekaan Indonesia, tidak sedik dari bangsa kita yang memperjuangkan kemerdekaan adalah mata-mata dari belanda mereka dapat memberikan informasi tentang kegiatan bangsa indonesi dalam memperjuangkan kemerdekaan. Tetapi setelah indonesia merdeka yang menjadi mata-mata belanda mengaku sebagai pahlawan perjuangan padalah meraka penghianat.

2. Sumber Berita dari Saksi Sejarah
    Saksi adalah seseorang yang melihat atau mengetahui peristiwa yang telah terjadi. Namun pelaku tidak langsung ikut serta dalam peristiwa tersebut, cerita yang dusampaikan oleh saksi dapat berupa kebenaran atau palsu tergantung dari oarang yang menceritakan tersebut.
  Contoh perang diponegori dinilai dari bangsa belanda adalah pemberontak pemerintahan belanda sedangkan menurut bangsa indonesia pangeran diponegoro adalah yang ikut bagian dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

3. Tempat Peristiwa Sejarah
    Dalam masalah penelitian, tempat merupakan hal yang sangat penting. Tempat peristiwa sejarah adalah tempat berlangsungnya peristiwa sejarah.
  Contohnya upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Tanggal 17 Agustus, yaitu didepan rumah Bung Karno JL. Pegangsaan Timur No 56 Jakarta (Sekarang menjadi jalan proklamasi, rumah bungksrno dijadikan museum)

4. Latar Belakang Munculnya Sejarah
    Latar belakang munculnya suatu peristiwa merupakan unsur-unsur terpenting dalam suatu peristiwa sejarah dibandingkan unsur-unsur lainya. Latar belakang akan mengungkap faktor-faktor mendorong munculnya peristiwa bersejarah. Latar belakang sejarah yang mendorong terjadinya suatu peristiwa bukanhal yang muncil secara tiba-tiba melainkan telah mengalami suatu proses hingga munculnya peristiwa yang dimaksudkannya.

5. Pengaruh dan Akibat Dari Suatu Peristiwan
     Suatu peristiwa sejarah akan sangat berpengaruh dalam masyarakat. Peristiwa sejarah yang telah terjadi itumerupakan dustu peristiwa yang diinginkan oleh masyarakat atau suatu golongan dalam masyarakat yang bersangkutan. Misalnya hari kemerdekaan Indonesia Pengaruhnya dalah menjadikan masyarakat bersifat Nasionalisme dan akibat yang ditimbulkan adalah memperingati hari kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 Agustus diseluruh Indonesia tanpa kecuali.
  Sejarah juga dapat sebagai pengajaran dalam masyarakat banyak makna-makna, suri tauladan yang ada dilamnya maka sebab itulah sejarah dapat berpengaruh langsung dan berakibat kepada masyarakat.

0 Response to "Prinsip Prinsip dalam Sejarah "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel